Memontum.Com

pariwisata kabupaten jember

Kapolres Ikut Serta Imunisasi Difteri

  • Sabtu, 10 Februari 2018 | 14:39
  • / 24 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 33 kali
Kapolres  Ikut Serta Imunisasi Difteri
IMUNISASI: Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK.MH ikut serta imunisasi difteri yang digelar Bhayangkari dan Urkes Polres Malang Kota berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang

# Kegiatan Imunisasi Bhayangkari Cabang Malang Kota

 

Memontum Kota Malang – Bhayangkari dan Urkes Polres Malang Kota bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemkot Malang Kota menggelar bakti sosial imunisasi difteri yang diikuti 208 anak anak maupun dewasa, Sabtu (10/2/2018). Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malang AKBP Asfuri  SIK.MH didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Malang Kota Ny Asfuri juga ikut menjalani imunisasi.

SEMANGAT: Katua Bhayangkari Cabang Polres Malang Kota Ny Asfuri memberi semangat kepada siswa Bhayangkari untuk tidak takut di imunisasi difteri.

SEMANGAT: Katua Bhayangkari Cabang Polres Malang Kota Ny Asfuri memberi semangat kepada siswa Bhayangkari untuk tidak takut di imunisasi difteri.

Imunisasi di gedung Rupatama Mapolres Malang Kota diikuti ratusan siswa siswi TK Bhyangkari. mereka dilayani d

petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang dan petugas dari Urkes Polres Malang Kota.

FOTO BERSAMA: Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK.MH dan Ketua Bhayangkari Cabang  Malang Kota Ny Asfuri foto bersama ratusan anak  yang telah diimunisasi difteri

FOTO BERSAMA: Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK.MH dan Ketua Bhayangkari Cabang Malang Kota Ny Asfuri foto bersama ratusan anak yang telah diimunisasi difteri

Kepada Memontum.com,  Paurkes Polres Malang Kota Akhmadi menjelaskan, dalam kegiatan pemberian vaksinasi difteri ini bukan yang kepada pada siswa didik TK Bhayangkari saja, tapi juga kepada orang dewasa.

“Termasuk kepada putra putri yang tinggal di Aspol (Asrama Polisi) juga kami berikan vaksinasi difteri. Dalam pemberian vaksinasi difteri ini ada tiga golongan usia yakni usia 1-5 tahun, 5 -7 tahun dan 7-19 tahun,” ujarnya.

Akhmadi juga menjelaskan, penyakit difteri ini  masuk kategori KLB (Kejadian Luar Biasa). “Salah satu cara terhindar dari wabah ini sering seringlah memeriksanakan kesehatan anak anak kita ke Puskesmas secara terprogram serta jangan biasakan anak anak kita memakan makanan yang rawan mengandung bakteri yang cara pembuatannya tidak memenuhi persyaratan dalam pembuatan,” himbaunya.(fik/ono)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional