Memontum.Com

pariwisata kabupaten jember

Orkesan bersama Grup Asli Malang, Berharap Kembalikan Landmark Kayutangan

  • Jumat, 30 Maret 2018 | 23:25
  • / 13 Rajab 1439
  • Dibaca : 34 kali
Orkesan bersama Grup Asli Malang, Berharap Kembalikan Landmark Kayutangan
salah satu grup band asal Malang Tani Maju yang akan memeriahkan dalam acara orkesan Kajoetangan

Memontum Malang— Grup Band Tani Maju dan Beberapa Grup Band Arek Malang menggelar aksi Orkesan di Kajoetangan. Mereka bermaksud mengembalikan Jalan Kajoetangan sebagai ikon Kota Malang. Aang Kurniawan, Ketua Panitia acara Orkesan di Kajoetangan mengatakan, bahwa dalam menyambut ulang tahun ke-104 dari Kota Malang, Kementerian Budaya Urban yang bekerja sama dengan GoAheadPeople serta beberapa kolektif seni di Malang mengadakan acara bertajuk “Pesta Paripurna Orkesan di Kajoetangan”.

Rencana acara ini akan digelar di kawasan pertokoan Kayutangan sebagai venue dari acara yang berlangsung di hari Minggu, 1 April 2018 ini. Acara bertajuk Kajoetangan Landmark Kota Malang ini, diadakan di 4 area di sekitar kawasan Kayutangan yang meliputi halaman parkir Digital Lounge, Pertokoan Kayutangan, area Landmark Kayutangan serta Jembatan Penyeberangan Kayutangan.

“Kawasan ini dianggap memiliki nilai historis dan strategis yang penting bagi perkembangan kota Malang di masa lalu hingga saat ini,” ujarnya, Jum’at (30/3/2018). Novan Tri penggagas Acara , menambahkan, Orkesan di Kajoetangan dan idenya memunculkan semangat orkes. Bukan hanya pengertian orkes sebagai musik dangdut, tetapi pemain yang bermain di sini adalah para orkesan.

“Pemain musik yang memainkan dengan cara mereka sendiri itulah new orkesan,” ujar Novan Tri, penggagas acara ini sekaligus personil dari band orkes veteran asal Malang, Tani Maju.

Menurutnya, kerjasama dengan Kementerian Budaya Urban mencoba menyalurkan semangat dari musisi lintas generasi ini dalam satu panggung yang guyub. Semangat kolektifitas dan persaudaraan yang muncul dari para pengisi acara, panitia, dan partisipan lain di acara ini yang ingin menunjukkan bahwa musik sejatinya bisa menjadi jembatan terbaik untuk komunikasi antar generasi dengan musik orkesan yang dipilih .

Orkesan Kajoetangan ini akan diramaikan dengan penampilan Tani Maju yang berduet dengan grup hip hop Nganchuk Crew, juga penampilan dari Teni Flopi, Thek Thek Thuk, Kopi Pait, Kos Atos, Tahu Brontak, Rumah Serem, Socikoclogy, Bluegrass, dan Gangster25 dengan pagelaran dimulai pukul 15.00 WIB.

Panggung ini juga akan menyaksikan penampilan grup rap veteran asal Malang, APA Rapper, yang beberapa waktu lalu sempat hiatus. Band rock legendaris Begundal Lowokwaru juga siap menggemparkan Kayutangan dengan musik cadas mereka. Selain musik, terdapat juga area lapakan di mana bisa ditemukan kerajinan tangan, lapak kaset dan rilisan fisik, dan masih banyak lagi.

Gelaran seni ini juga dimeriahkan dengan pemutaran layar tancap dari kolektif Lelakon, eksibisi seni kolase dari Kementerian Budaya Urban, eksibisi dari Sanggar Minat, mural becak secara live dari Malang Mural Family dan video mapping dari Sedesa Mapping Project. “Orkesan Kajoetangan ini digelar untuk pertama kali di area ini, ” tegas Novan. (met/nay)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional